Pages

Kamis, 14 Juli 2011

AUTOCAD

APA ITU AUTOCAD?
AutoCAD adalah perangkat lunak komputer CAD untuk menggambar 2 dimensi dan 3 dimensi yang dikembangkan oleh Autodesk. Keluarga produk AutoCAD, secara keseluruhan, adalah software CAD yang paling banyak digunakan di dunia.

AutoCAD merupakan sebuah program yang biasa digunakan untuk tujuan tertentu dalam menggambar serta merancang dengan bantuan komputer dalam pembentukan model serta ukuran dua dan tiga dimensi atau lebih dikenali sebagai “Computer-aided drafting and design program” (CAD). Program ini dapat digunakan dalam semua bidang kerja terutama sekali dalam bidang-bidang yang memerlukan keterampilan khusus seperti bidang Mekanikal Engineering, Sipil, Arsitektur, Desain Grafik, dan semua bidang yang berkaitan dengan penggunaan CAD.

Sistem program gambar dapat membantu komputer ini akan memberikan kemudahan dalam penghasilan model yang tepat untuk memenuhi keperluan khusus di samping segala informasi di dalam ukuran yang bisa digunakan dalam bentuk laporan, Penilaian Bahan (BOM), fungsi sederhana dan bentuk numerial dan sebagainya. Dengan bantuan sistem ini dapat menghasilkan sesuatu kerja pada tahap keahlian dan yang tinggi ketepatan di samping menghemat waktu dengan hanya perlu memberi beberapa petunjuk serta cara yang mudah.

Gambar yang dibentuk melalui program autocad dapt diubah bentuk-nya untuk keperluan grafik yang lain melalui beberapa format seperti DXF ( Data Exchanged File), IGES, dan SLD. Tambahan pula membantu program ini juga, berkemampuan untuk membentuk dan menganalisa model pepejal dalam kerja-kerja rekabentuk kejuruteraan. Untuk memenuhi keperluan yang lebih canggih, perisian ini mampu membawa pengguna mengautomasikan kerja-kerja penggunaan pengaturcaraan sokongan seperti LISP, dan ADS untuk membentuk arahan tambahan tersendiri.

Sebelum sesuatu kerja dilakukan, asas mengetahui sesuatu sistem perkomputeran beroperasi adalah penting bagi memudahkan segala kerja yang dilakukan supaya tidak timbul sebarang masalah sama ada sebelum atau selepas penggunaan sistem tersebut.Oleh itu, perkara asas yang perlu diketahui sebelum pengendalian sesuatu komputer adalah seperti pengetahuan dalam penggunaan sistem operasi (operating system), penggunaan “hardware” dan “software”. Saya akan menceritakan lebih lanjut serta menerangkan secara ringkas beberapa perkara penting yang perlu diambil perhatian sebelum perisian grafik ini dijalankan dalam pos saya yang akan datang.

AUTOCAD

INSTALASI AUTOCAD MAP 3D 2010
AutoCAD Map 3D adalah suatu mapping software yang menyediakan akses data yang dibutuhkan untuk perencanaan infrastruktur, design, dan kegiatan pengelolaan. Software ini banyak membantu para profesional yang bekerja dalam bidang transportasi, pengembangan lahan, air, dan proyek-proyek tentang energi agar menjadi lebih mudah. Dalam kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai cara instalasi AutoCAD Map 3D 2010. Namun sebelum melakukan instalasi, Anda sebaiknya memperhatikan terlebih dahulu system requirements yang dibutuhkan software ini. Adapun system requirements yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:
Ø 32-bit Hardware and Software Requirements
Operating System Windows XP Professional Edition SP2 or later
Microsoft Windows Vista SP2 or later (including: Windows Vista Enterprise, Business, Ultimate)
Browser Internet Explorer 7.0 or later
CPU type Windows XP – Intel Pentium 4 or AMD Athlon Dual Core
Processor, 1.6 GHz or later with SSE2 technology
Windows Vista – Intel Pentium 4 or AMD Athlon Dual Core
Processor 3.0 GHz or later with SSE2 technology
Memory Windows XP – 2 GB RAM
Windows Vista – 2 GB RAM
Display Resolution 1280 x 1024 32-bit with True Color, 128 MB or greater
DirectX 9.0c or later
Hard disk DVD – Installation 3 GB
Downloaded file – Installation 6 GB
2 GB free hard disk space available not including installation
Ø 64-bit Hardware and Software Requirements
Operating System Windows XP Professional x64 Edition SP2 or later
Microsoft Windows Vista Enterprise SP1
Browser Internet Explorer 7.0 or later
CPU type AMD Athlon with SSE2 technology
AMD Opteron with SSE2 technology
Intel Xeon with Intel EM64T support and SSE2 technology
Intel Pentium 4 with EM64T support and SSE2 technology
Memory 4 GB RAM
Display Resolution 1280 x 1024 32-bit with True Color, 128 MB or greater
DirectX 9.0c or later
Hard disk DVD – Installation 3 GB
Downloaded file – Installation 6 GB
2 GB free hard disk space available not including installation
Setelah system requirements dipenuhi, selanjutnya adalah instalasi AutoCAD Map 3D 2010. Untuk lebih jelasnya silakan Anda mengikuti langkah-langkah berikut ini:
Pada instalasi kali ini, installer-nya berbentuk image files. Sehingga kita harus membuka CD and DVD Burning Software seperti Alkohol 120%, Daemon Tools, UltraIso, dan lain sebagainya. Saya menggunakan Alkohol 120% agar bisa men-load isi dari image files tersebut.

Kemudian klik File – Open – dan arahkan ke directory yang digunakan untuk menyimpan image files (installer) tersebut, lalu klik Open.
Apabila image files tersebut telah dibuka maka selanjutnya klik kanan pada image files tersebut, pilih Mount on Device lalu arahkan ke directory virtual CD/DVD ROM seperti yang nampak pada gambar di bawah ini.
Pilih Install Products untuk melakukan instalasi AutoCAD Map 3D 2010. Jika dibutuhkan Anda juga bisa menginstal Tools and Utilities.
Setelah mengklik Install Products, pada Select the Products to Install, check list AutoCAD Map 3D 2010 dan Autodesk Design Review 2010. Apabila sebelumnya Anda telah menginstal Autodesk Design Review 2010, Anda lebih baik tidak melakukan check list pada option Autodesk Design Review 2010. Kemudian klik Next untuk melanjutkan instalasi.
Saat mengisi Accept the License Agreement, isikan Country of Region berdasarkan berada di negara mana Anda bertempat sekarang. Kemudian pilih I Accept, lalu klik Next.

Jika Anda tidak memiliki Serial Number dan Product Key yang asli dari Autodesk, maka sebaiknya Anda mengisi Serial Number dan Product Key tersebut dengan angka 0 (nol) semua yang menandakan bahwa Anda berada dalam mode Trial Software. Karena saya tidak memiliki Serial Number dan Product Key yang asli dari Autodesk maka dalam instalasi kali ini saya berada dalam mode Trial Software. Selanjutnya klik Next dan instalasi pun berlangsung seperti yang ada pada gambar di bawah ini.
Setelah instalasi selesai, kemudian klik Finish. Agar AutoCAD Map 3D 2010 yang Anda install bisa digunakan untuk selamanya (dalam artian tidak berada pada mode Trial), maka Anda harus meng-crack nya terlebih dahulu. Crack-nya berada pada folder NoPE yang berada di dalam installer AutoCAD Map 3D 2010 yaitu adlmint.dll. Lalu Copy adlmint.dll ke directory penginstalan, misalnya C:\Program Files\AutoCAD Map 3D 2010. Selamat mencoba dan Selamat menikmati AutoCAD Map 3D 2010.

LINUX

Panduan Instalasi Ubuntu 9.04

Ubuntu 9.04 di release pada April 2009, memiliki beberapa official varian, ubuntu, kubuntu, xubuntu, edubuntu dan gobuntu. Release yang saya download dan akan saya bahas proses instalasinya
adalah Ubuntu 9.04 i386 Desktop Edition.
Selain arsitektur intel 386 (i386) yang cocok untuk semua prosesor 32 bit yang kompatible dengan intel, anda yang memiliki mesin dengan prosesor 64 bit bisa mendownload, Ubuntu 9.04 amd64 atau Ubuntu
9.04 ppc untuk pemilik Mac.
Requirements
Untuk menginstall Ubuntu, anda memang bisa memaksa Ubuntu untuk berjalan di system dengan mesin lawas. Tetapi untuk meminimalkan depresi dan frustasi anda, disarankan untuk menginstall Ubuntu pada
mesin Pentium 4 dengan processor 1GHz.
Menurut dokumentasi, system anda harus memiliki minimal:
64 Mb RAM dan disarankan 256Mb. Hardisk 1 Gb. Untuk system terminal tanpa desktop
64 Mb RAM dan disarankan 512Mb. Hardisk 5 Gb. Untuk system GUI/desktop
Saya sendiri, memiliki system DualCore 64 Bit dengan RAM 1Gb. Hardisk yang terpakai untuk root ubuntu adalah 3.55Gb, dengan aplikasi yang lengkap, game, office, grafis, web server, dan lain-lain.
BackUp System
Kehilangan data adalah resiko yang harus anda tanggung. Kehilangan data bisa disebabkan terjadi kegagalan saat instalasi, kecelakaan, dan lainnya.
Jika anda memiliki USB disk, anda bisa menyalin file-file penting ke USB disk tersebut.
Cara terbaik meminimalisir kerugian adalah dengan melakukan backup menyeluruh. Anda bisa menggunakan partimage untuk membackup keseluruhan partisi, termasuk MBR-nya.
Proses Instalasi Ubuntu 9.04
Secara garis besar, saat menginstall ubuntu anda akan melewati beberapa tahapan pra-instalasi:
1. Memilih Bahasa Instalasi
2. Memilih Lokasi dan Zona Waktu
3. Memilih Keyboard
4. Melakukan Pemartisian Hardisk
5. Membuat User/Pengguna
6. Migrasi Dokumen dan Setting
7. Summary, Instalasi Grub
Saya mengatakan Pra-Instalasi, karena belum terjadi apapun sebelum anda menekan tombol terakhir, install (bisa disebut langkah ke-8). Proses instalasi sebenarnya akan berlangsung setelah anda menekan tombol install. Setelah itu, anda tidak bisa menghentikan Ubuntu, hidup anda akan berubah !
Setelah mendownload file iso ubuntu, misalnya dari ftp.kambing.ui.edu/pub/ubuntu anda harus membakarnya ke cdrom. Jika anda tidak sempat mendownload, anda bisa membelinya di toko kami http://linuxindo.web.id/minishop/.
Booting dari CDROM
Setelah dibakar ke cdrom, anda harus booting menggunakan cdrom itu. Jika PC anda sudah diset untuk boot ke cdrom, anda bisa menunggu sampai layar pilihan boot ubuntu menyapa anda.
Jika tidak, anda bisa menekan tombol F12 (atau sejenisnya, sesuai pesan bios) untuk mengganti pilihan booting.
Pada layar menu booting ubuntu, anda akan diberi beberapa pilihan:
1. Try Ubuntu….. untuk mencoba system live
2. Install Ubuntu ….. untuk menginstall ubuntu
3. Check disk….. untuk mengecek cd
4. Test memory….. untuk mengetest RAM
5. Boot from …… untuk mem-boot OS di hardisk
Setelah memilih Install Ubuntu dengan menekan tombol panah bawah lalu Enter, anda akan dibawa ke layar pesan booting
Langkah 1. Memilih Bahasa
Di halaman welcome anda bisa memilih bahasa selama proses instalasi. Bahasa ini juga akan menjadi bahasa default sistem anda (jangan khawatir, anda bisa memilih bahasa baru nanti melalui menu System >> Administration >> Language Support). Di sini, karena lebih familiar dan nyaman menggunakan bahasa Inggris, saya memilih bahasa Inggris.
Untuk memilih bahasa selain bahasa Inggris, anda bisa melakukan klik scroll di tab daftar bahasa di sebelah kiri.
Jika ingin membatalkan proses instalasi, tekan tombol Quit. Untuk melanjutkan tekan tombol Forward.
Langkah 2. Memilih Lokasi dan Time Zone
Anda harus memilih lokasi dan zona waktu sesuai lokasi dan zona waktu anda saat ini. Hal ini penting karena beberapa setting akan otomatis mengikuti lokasi anda.
Seperti lokasi server repository terdekat dengan lokasi anda saat ini. Menggunakan server yang lebih dekat tentu akan menghemat bandwith dan mempercepat waktu downloadnya.
Karena saya tinggal di Mataram, termasuk zona waktu Indonesia bagian tengah. Saya memilih Makssar di field City/Kota.
Atau anda bisa mengklik pada peta.
Selanjutnya, klik Forward untuk melanjutkan.
Langkah 3. Memilih LayOut Keyboard
Biasanya, kita menggunakan keyboard standar USA. Jika PC/Laptop anda menggunakan keybiard jenis lain, anda bisa memilih dari daftar yang tersedia.
Jika anda tidak tahu, anda bisa melakukan test dengan mengetik di field yang tersedia di kiri bawah.
Langkah 4. Mempartisi Hardisk
Biasanya bagian tersulit dari proses instalasi adalah saat melakukan pemartisian. Tetapi dengan Ubuntu, anda tidak perlu khawatir, anda akan melakukannya dengan interface GUI.
Meskipun demikian, kesalahan dalam pemartisian bisa mengakibatkan kehilangan data. Sebab itu, anda sebaiknya melakukan backup terlebih dahulu.
Agar mudah memahami pemartisian, anda harus mengetahui untuk apa anda menginstall ubuntu.
Untuk menginstall ubuntu di hardisk yang kosong atau single booting, anda bisa memilih melakukan pemartisian manual atau otomatis, seperti pada gambar di bawah ini.
Untuk kontrol yang lebih baik, saya menyarankan anda memilih pemartisian manual – Specify Partitions Manual (Advanced).
Klik forward, setelah memilih opsi ini.
Saya menggunakan dua hardisk (virtualbox), sda dan sdb. Pada sda sudah terinstall WindowsXP, sedangkan pada hardisk kedua, sdb masih kosong.
Idealnya, Ubuntu diinstall dengan skema partisi:
1. Partisi root (/) – disarankan 5 Gb
2. Partisi swap (sw) – Umumnya 2x nilai RAM anda.
Jika RAM anda 1Gb. Partisi swap sebaiknya 2Gb.
3. Partisi home (/home) – sebaiknya sisa/bagian terbesar
hardisk
Klik pada bagian yang kosong, pilih New Partition untuk membuat partisi baru.
Pilih partisi jenis Primary.
Anda bisa membuat maksimal 4 partisi primary (sda1, sda2, sda3 dan sda4) yang salah satu partisi primary (biasanya partisi ke-4/sda4) akan menjadi partisi Extended (yang di dalamnya kita bisa membuat partisi logical (sda5 – dst) dalam jumlah tak terbatas).
Untuk ukuran partisinya, masukkan ukuran partisi yang disarankan, 5 Gb untuk root.
Pada gambar saya membuat kira-kira 4.5Gb. Ini tidak apa-apa, karena saya tidak banyak menginstall aplikasi-aplikasi yang tidak fungsionalitas seperti compiz, gnome games, printer (karena saya tidak punya printer), dan lain-lain.
Jika ingin melakukan perhitungan, anda bisa menggunakan ukuran 1024 Mb = 1Gb sebagai patokan perhitungan. Jadi, jika anda ingin membuat partisi 5 Gb, anda harus memasukkan nilai 1024 x 5 = 5120.
Untuk lokasi partisi, umumnya di awal, agar terstruktur.
Untuk jenis partisi, Ubuntu 9.04 menggunakan filesystem Ext4 yang lebih cepat dan memiliki performance lebih baik dari Ext3.
Untuk mount point, pilih root (/).
Klik OK, untuk membuat partisi.
Selanjutnya, ulangi langkah tadi untuk membuat partisi /home. Bedanya, pada mount point, pilih /home.
Dan ingat untuk menyisakan space kosong sebesar 2x RAM anda.
Pada sisa hardisk yang masih kosong, buat partisi baru dengan tipe filesystem swap area.
Untuk menginstall sistem dual boot/multi system, partisi harus dipersiapkan matang, sebelum melakukan proses instalasi sistem operasi.
Prinsipnya adalah mengalokasikan hardisk sesuai kebutuhan dan karakter masing-masing OS.
Langkah 5. Membuat User
User di ubuntu ada tiga jenis.
1. Root, super user, yang defaultnya tidak memiliki password dan tidak diaktifkan.
2. Administrator, user biasa yang memiliki hak administrasi. User ini memiliki tanda kekuasaan, menggunakan sudo.
3. User Biasa, user yang tidak memiliki hak administrasi system.
Penting untuk diperhatikan, pada bagian nama komputer (host), nama ini akan muncul di prompt terminal seperti contoh:
amrinz@ubuntu:~$
Sedangkan pada opsi login automatically, cocok untuk komputer pribadi. Untuk komputer publik, dan memperhatikan keamanan, sebaiknya memilih opsi Require password…..
Jika setelah meng-klik tombol next, muncul pesan seperti ini, anda bisa meng-klik continue untuk mengabaikan dan tetap menggunakan password tadi. Jika anda menginginkan keamanan yang lebih baik, sebaiknya anda mengganti password anda.
Kombinasi huruf, angka dan karakter atau menggunakan password yang lebih panjang.
Langkah 6. Migrasi Dokumen dan Setting
Ubuntu memiliki fitur yang tidak dimiliki distro atau OS lain, migrasi dokumen dan setting lintas OS. Pada gambar, saya mengimpor dokumen dan setting (termasuk wallpaper) dari windows.
Hebatkan?
Tentu saja anda bisa memilih untuk tidak melakukan impor sama sekali, atau mengimpor setting dan file tertentu saja.
Lanjutkan dengan menekan tombol Forward.
Langkah 7. Summary
Sebelum melakukan tahap instalasi yang sesungguhnya (langkah ke-8), anda akan diminta melihat summary, ikhtisar keseluruhan setting sebelum menginstall.
Pada saat ini, anda juga bisa memilih untuk membatalkan instalasi, dengan menekan tombol Quit.
Saat ini juga, anda bisa memilih dimanakah anda akan menginstall Grub (Boot Manager) atau malah tidak menginstall grub sama sekali, yang mana tidak saya sarankan.
Langkah 8. Instalasi
Pada tahap ini, anda tidak melakukan apapun begitu anda menekan tombol Install.
Yang anda lakukan hanyalah, menyesap kopi anda, menonton proses instalasi berjalan kira-kira 20-30 menit, tergantung kekuatan PC anda.
Klik Restart Now, dan ….
Selamat datang di dunia Ubuntu!

LINUX

Penginstalan Linux Mint
Langkah-langkah praktis :
1. Download Linux mint sesuai dengan keinginan seperti Linux Mint Helena, Linux MInt Isadora atau yang lainnya di http://linuxmint.com
2. Buat CD boot bisa dengan menggunakan Nero Burning jika Anda masih menggunakan sistem Operasi Windnda haarus membackAows.
3. Kemudian Anda dapat menjalankan CD boot tersebut di komputer yang akan diinstal dengan Linux Mint.
4. Dalam CD tersebut sebenarnya semua kebutuhan untuk instalasi sudah tersedia, anda dapat langsung mengklik ikon install linuxmint yang muncul di dekstop (untuk linux mint8,linux Mint 9, dan linux Mint 10.
5. Tahapan berikut ini harap diperhatikan dengan sunguh-sungguh,
6. Backup data Anda, Linux mint yang ada dalam CD anda sudah menyediakan fasilitas untuk memback up data seperti dengan cara copy paste datta-data penting anda ke media yang sudah disediakan.
7. Tahapan instalasi adalah sebagai berrikut:
o Persiapan instalasi
o Pemilihan Bahasa
o Penentuan wilayah waktu
o Melakukan pemindaian media (hardisk)
 Ada tiga cara penginstalan yakni :
1. Apakah anda ingin menghapus seluruh isi cakram hardisk anda?
2. Apakah anda ingin progrram pemindaian cakram hardisk secara automatis?
3. Atau Anda ingin melakukan pemindaian sendiri.

LINUX

Langkah-langkah instalasi linux debian

* Pertama anda harus meletakkan PC anda dengan benar jangan sampai nanti pada proses penginstallan anda mengalami gangguan teknis, karena proses penginstallan ini cukup lama anda harus membuat diri anda sesantai mungkin. Bila perlu anda membawa makanan ringan atau minuman.
* Hidupkan PC anda, ikuti cara berikut ini!!!!!!!
* Ketikkan expertgui pada awal tampilan prompt, lalu tekan enter.
* Tekan enter pada debian installer main menu.
* Pilih bahasa yang diinginkan, lalu tekan enter.
* Pilih area yang diinginkan, lalu tekan enter.
* Pada choose a locale, pilih “aa_DJ UTF-8”, tekan enter.
* Pada choose other locales to be supported, pilih “aa_DJ UTF-8”, tekan enter.
* Pada select to keyboard layout, pilih Type of keyboard : PC-style (AT or PS2 connector) keyboard, tekan enter.
* Pada keymap to use pilih American English, tekan enter.

* Pada choose the next step in the install process, tekan enter.
* Pada detect and mount CD-ROM, tekan enter.
* Pilih semua modul pada menu, tekan enter.

* Pada start PC card service, pilih yes, lalu enter.
* Pada PCMCIA resource range option, ketik debian, tekan enter.
* Tekan enter pada load installer components from CD.
* Pilih semua komponen dari CD, tekan enter.
* Pada detect network hardware, tekan enter.
* Pada PCMCIA resource range option, ketik debian.
* Tekan enter pada configure and start a PPPOE connection.
* Tekan enter pada configure the network.
* Pada auto configure network with DHCP, pilih yes, tekan enter.
* Ketik debian pada hostname, tekan enter.
* Tekan enter pada continue installation remotely using SSH.
* Masukkan password yang diinginkan, contoh : ketik 123456, tekan enter.
* Tekan enter pada choose a mirror of the debian arc
* Pada protocol for file downloads, pilih FTP, tekan enter.
* Kemudian pilih Ftp. Debian.org, tekan enter.
* Pada detect disk, tekan enter.
* Pada partition disk, tekan enter.
* Pada partitioning method, pilih Guided-use entire, tekan enter.
* Pada select disk to partition, pilih IDE1 master (hda) – 8,5 Gb ST38421A, tekan enter.
* Tekan enter pada partitioning scheme, pilih separate /home partition.
* Sekarang kita membuat partisi baru dengan menghapus semua partisi.

Langkah-langkah Partisi Harddisk :

* Hal pertama yang harus anda lakukan hapus semua partisi
* Buat partisi dengan skema

/root = 4 Gb, type : primary, locate : beginning, fs : ext3.
/home = 2 Gb, type : logical, locate : beginning, fs : ext3.
Swap area = 2 Gb, file system : swap area.

* Pilih finish partitioning and write change to disk, tekan enter.
* Pada configure time zone, pilih eastern.
* Tekan enter pada configure the clock.
* Setup users and passwords :
* Masukkan users root password
* Masukkan nama untuk user
* Masukkan nama untuk user account
* Masukkan password untuk user
* Tekan enter pada install the base system.
* Tekan enter pada configure the package manager.
* Tekan enter pada select and install software.
* Pada participate in the package usage survey, pilih yes, tekan enter.
* Pada software to install, pilih desktop environment standard system, tekan enter.
* Tekan enter pada install GRUB boot loader on a harddisk.
* Pada install the GRUB boot loader to the master boot record, pilih yes, tekan enter.
* Masukkan GRUB password.
* Pada finish the installation, tekan enter.
* Instalasi sudah selesai, anda bisa tenang atau sujud syukur. Bila anda kurang puas anda bisa mencobanya kembali tapi jangan di komputer anda melainkan di komputer teman anda karena mungkin bisa mengalami kegagalan. Jadi kalau di komputer teman anda mengalami kegagalan anda bisa mengambil jurus langkah 1000 atau kabur secara diam-diam.

LINUX

INSTALASI LINUX SUSE
Bagi anda yang ingin berpindah Operating system / migrasi Op.Sys. komputer anda dari system windows ke Op. system Open Source ( linux ) anda bisa mencoba Linux Open SuSe 10.2, berikut tutorial cara penginstallannya:
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyediakan CD / DVD installer Linux Open SuSe 10.2 kemudian lakukanlah setting pada BIOS komputer anda untuk melakukan booting dari CD-ROM / DVD-ROM, kemudian masukan CD linux Open SuSe 10.2 lalu lakukan booting cd dan tunggu sebentar sampai proses booting berhasil, maka akan keluar Menu Installasi Linux Open SuSe 10.2 …..
Langkah Kedua ikuti petunjuk penginstallan, pada Menu pilihlah Installation, kemudian pilih bahasa yang digunakan lalu tekan tombol Next, pada menu check media pilih Next, pada menu Licence Agreement pilih Yes, I Agree kemudian pilih Next, pada menu instalation Mode pilih New Instalation, pada menu Clock and Time zone pilih Region dan time zone yang sesuai lalu cocokan dengan tangal sekarang (time & Date), pada menu Desktop Selection anda bisa memilih Gnome atau KDE (saya sarankan memilih KDE supaya lebih mudah) lalu tekan Next, pada menu Instalation Settings pilih tombol change kemudian pilih Base Partition Setup on this Proposal lalu Next, jika anda sudah terinstall windows maka akan diperlihatkan partisi yang ada beserta partisi linux yang akan diinstall maka akan tercipta dual booting (windows & OpenSuse 10.2) pada menu awal GRUB selanjutnya tekan accept, tekan accept lagi, kemudian pilih tombol install pada menu confirm installation, tunggulah sampai instalation selesai dan masukan cd sesuai dengan permintaan pada saat instalation, setelah selesai instalasi selanjutnya akan diminta password untuk root (root dalam linux adalah Super User atau administrator) berikan password dan confirm lagi password lalu tekan Next, kemudian pada menu Hostname dan Domain Name diisi sesuai kebutuhan anda lalu tekan Next, pada menu Network Configuration click Next, pada menu Test internet Conection pilih saja no, skip this test lalu tekan Next, pada mennu User Authentication Method pilih Local(/etc/passwd) lalu Next, kemudian akan diminta memasukan login untuk user pada menu new local user lalu isikan nama dan password kemudian click Next, akan masuk ke menu Hardware configuration lalu tekan Next, dan tunggulah sampai terlihat menu Installation Completed lalu tekan tombol Finish…
Selesai …Linux Open Suse anda sudah bisa digunakan ,jika anda sudah menginstall windows Xp sebelumnya maka pada saat memulai komputer akan tampil menu GRUB dan anda bisa memilih pilihan menggunakan Windows XP atau Linux Open SuSe 10.2 anda….
mudah bukan cara Instalasinya…???

LINUX

INSTALASI LINUX SUSE
Bagi anda yang ingin berpindah Operating system / migrasi Op.Sys. komputer anda dari system windows ke Op. system Open Source ( linux ) anda bisa mencoba Linux Open SuSe 10.2, berikut tutorial cara penginstallannya:
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyediakan CD / DVD installer Linux Open SuSe 10.2 kemudian lakukanlah setting pada BIOS komputer anda untuk melakukan booting dari CD-ROM / DVD-ROM, kemudian masukan CD linux Open SuSe 10.2 lalu lakukan booting cd dan tunggu sebentar sampai proses booting berhasil, maka akan keluar Menu Installasi Linux Open SuSe 10.2 …..
Langkah Kedua ikuti petunjuk penginstallan, pada Menu pilihlah Installation, kemudian pilih bahasa yang digunakan lalu tekan tombol Next, pada menu check media pilih Next, pada menu Licence Agreement pilih Yes, I Agree kemudian pilih Next, pada menu instalation Mode pilih New Instalation, pada menu Clock and Time zone pilih Region dan time zone yang sesuai lalu cocokan dengan tangal sekarang (time & Date), pada menu Desktop Selection anda bisa memilih Gnome atau KDE (saya sarankan memilih KDE supaya lebih mudah) lalu tekan Next, pada menu Instalation Settings pilih tombol change kemudian pilih Base Partition Setup on this Proposal lalu Next, jika anda sudah terinstall windows maka akan diperlihatkan partisi yang ada beserta partisi linux yang akan diinstall maka akan tercipta dual booting (windows & OpenSuse 10.2) pada menu awal GRUB selanjutnya tekan accept, tekan accept lagi, kemudian pilih tombol install pada menu confirm installation, tunggulah sampai instalation selesai dan masukan cd sesuai dengan permintaan pada saat instalation, setelah selesai instalasi selanjutnya akan diminta password untuk root (root dalam linux adalah Super User atau administrator) berikan password dan confirm lagi password lalu tekan Next, kemudian pada menu Hostname dan Domain Name diisi sesuai kebutuhan anda lalu tekan Next, pada menu Network Configuration click Next, pada menu Test internet Conection pilih saja no, skip this test lalu tekan Next, pada mennu User Authentication Method pilih Local(/etc/passwd) lalu Next, kemudian akan diminta memasukan login untuk user pada menu new local user lalu isikan nama dan password kemudian click Next, akan masuk ke menu Hardware configuration lalu tekan Next, dan tunggulah sampai terlihat menu Installation Completed lalu tekan tombol Finish…
Selesai …Linux Open Suse anda sudah bisa digunakan ,jika anda sudah menginstall windows Xp sebelumnya maka pada saat memulai komputer akan tampil menu GRUB dan anda bisa memilih pilihan menggunakan Windows XP atau Linux Open SuSe 10.2 anda….
mudah bukan cara Instalasinya…???